Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Selain Kampanyekan Tiga Kartu di Makassar, Jokowi Juga Singgung Peran JK

Selain Kampanyekan Tiga Kartu di Makassar, Jokowi Juga Singgung Peran JK Jokowi kampanye di Makassar. ©2019 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Calon presiden petahana Joko Widodo mengkampanyekan tiga kartu yang dianggap sebagai salah satu solusi persoalan bangsa Indonesia ke depan.

"Ada program kartu ke depan, setelah Kartu Indonesia Pintar (KIP) nanti ada KIP kuliah. Ini agar anak-anak kita bisa kuliah bukan di dalam negeri dan bahkan luar negeri," katanya saat kampanye akbar di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu.

Kemudian, Jokowi menambahkan, kedua Kartu Pra Kerja. Dengan kartu ini bagi yang lulus SMA, SMK dan akademi akan diberikan pelatihan oleh Kementerian BUMN dan swasta agar bisa diterima bekerja di dunia kerja. Selain itu juga masyarakat akan mendapatkan intensif.

"Dan ketiga, kartu sembako murah. Dengan kartu ini diberikan diskon besar belanja Sembako, beras, gula, minyak goreng dan lainnya," paparnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyampaikan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, memang menjadi prioritas serta menjadi pusat di Indonesia Bagian Timur. Selama ini bersama Wapres Jusuf Kalla dalam menjalankan pemerintahan selama 4,5 tahun tidak ada perbedaan.

"Saya dengan Pak JK hampir lima tahun menjabat tidak hal berbeda, terus berjalan dan beriringan dengan Pak Jusuf Kalla. Setiap keputusan saya ambil, begitupun yang sangat sulit sekali saya pastikan berdiskusi dengan Pak JK," ungkapnya.

Selain itu, secara bersama-sama mengontrol proyek pembangunan di seluruh Indonesia serta membagi tugas baik di dalam maupun di luar negeri.

"Saya dengan Pak JK membagi tugas, ke pertemuan PBB, G20, APEC dan lainnya. Inilah pembagian tugas kita betul-betul dengan baik," katanya dalam kampanye yang juga dihadiri JK.

Jokowi menyebutkan Indonesia negara besar dengan jumlah penduduk sebanyak 269 juta jiwa terdiri dari 714 suku dan berbeda-beda bahasa dan adat budayanya sehingga perlu orang tepat dalam memimpin.

"Kita harus menjaga negara sebesar Indonesia ini," kata mantan Wali Kota Solo tersebut.

Sementara untuk Makassar, Sulsel, selama pemerintahan Jokowi-JK telah dibangun jalur kereta api dari Kota Makassar ke Kota Pare-pare yang tentunya akan membawa dampak besar bagi ekonomi. Meski demikian, dampaknya belum langsung dirasakan tapi butuh proses secara bertahap.

Selanjutnya, pembangunan Makassar New PO, pelabuhan besar ini dibangun pada bagian wilayah timur Indonesia dengan bertujuan bisa menggerakkan perekonomian lebih baik.

"Di Jeneponto, Sidrap, kita juga bangun Pembangkit Listrik Tenaga Angin atau Bayu. Ini pertama dibangun di Indonesia dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat," tutupnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP