Seknas Prabowo-Sandi Sebut Hasil Quick Count Internalnya Berbeda
Merdeka.com - Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Muhammad Taufik mengaku lebih percaya hasil hitung cepat atau quick count internalnya di Pilpres 2019 ketimbang lembaga survei lain. Hal ini dilakukan, karena kubunya tak punya stasiun TV.
"Ya itu kan kita ada internal bikin quick count, sehingga buat imbangan karena kita terus terang TV kita nggak punya, TV kan diborong semua, karena itu untuk mengimbangi itu kita buat sendiri juga, dan kita jago buat seperti itu. Persoalan orientasinya mau ke mana itu saja. Kita relatif," katanya di kantor Seknas Prabowo-Sandi di Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4).
Berita terkait Prabowo Subianto bisa dibaca di Liputan6.com
Diketahui, sejumlah lembaga survei telah mengeluarkan hasil hitung cepatnya. Dari data sementara yang masuk, mayoritas survei memenangkan Jokowi-Ma'ruf.
Kata Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra ini, hasil quick count yang dipublikasi sejumlah hitung cepat lembaga survei saat ini berbeda dengan perhitungan internalnya.
"Saya kira bahwa dari perhitungan kita di DKI maupun secara nasional kita menang. (Hasilnya) Sekitar 54 (persen)," tegasnya.
Dalam hal ini, Taufik mengaku kalau perhitungan itu tak menjadi acuan. Sebab, perhitungan akhirnya akan dilakukan di KPU pusat.
"Kita punya quick count juga, yang paling penting adalah kita jaga ikuti perhitungan manual yang sah secara berjenjang. Ini yang kita jaga sampai ke tingkat KPU nasional," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya