Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

SDA tak setuju, Kubu Djan Faridz tolak hadiri mukernas PPP di Ancol

SDA tak setuju, Kubu Djan Faridz tolak hadiri mukernas PPP di Ancol Djan Faridz jenguk SDA. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Sekjen PPP kubu Djan Faridz, Achmad Dimyati Natakusumah membenarkan bahwa Ketua Umum PPP hasil Muktamar Bandung Suryadharma Ali (SDA) tak sepakat adanya Mukernas IV PPP. SDA justru ingin Mukernas yang diselenggarakan hari ini di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, dibatalkan.

‎"Betul itu, Pak SDA juga bicara ke saya. Pak SDA itu tidak setuju dengan Mukernas. Makanya kenapa Mukernas diselenggarakan?" kata Dimyati saat dihubungi merdeka.com, Rabu (24/2).

Menurut Dimyati, SDA tak inginkan ada penyatuan yang digelar secara tergesa. Sebab, dikhawatirkan akan muncul perpecahan baru.

"Poinnya harus bersama-sama kalau mau islah. Jangan cepat-cepat, terlalu prematur, jangan cepat-cepat dan perpecahan tumbuh," tuturnya.

Meski begitu, Dimyati mengakui bahwa kubu Djan diundang dalam Mukernas tersebut. Namun karena tak disetujui oleh SDA, maka pihaknya enggan hadir.

"Ya diundang untuk apa? Mukernas tidak disetujui ketua umum produk Bandung. Masak kita datang, terus pecah lagi dong ketua umum. Muktamar Bandung kan ketua umumnya SDA, ya ikut komandannya dong," ujarnya.

‎Bahkan Dimyati mengungkapkan, jika SDA tak mengakui Plt Ketua Umum Muktamar Bandung, Emron Pangkapi. Sebab hanya diputuskan secara sepihak oleh orang-orang yang dominan di PPP kubu Romahurmuziy (Romi).

"Ya enggak, enggak ada Plt. Pak SDA enggak memberikan Plt," pungkasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP