SBY kesal kader keluar ruang acara saat membahas aspirasi rakyat
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kesal ketika mengikuti Rapimnas di hari kedua ini. Penyebabnya, karena sebagian kader Demokrat keluar dari ruangan acara ketika memasuki sesi 'Rakyat Beraspirasi & Demokrat Beri Solusi'.
SBY sampai berdiri dari tempat duduknya untuk mencegah kader yang hendak keluar dari ruangan saat acara masih berlangsung.
Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan meminta pada kader tetap tenang dan kembali ke tempat duduk masing-masing. Pihak panitia terlihat menutup pintu dan menahan sejumlah kader keluar ruangan.
"Tolong yang di belakang tenang dulu," kata Hinca di SICC, Sentul, Jawa Barat, Minggu (11/3).
Tak lama kemudian, situasi kembali kondusif. SBY telah kembali ke kursinya untuk kembali mengikuti acara. Kemudian, SBY tiba-tiba berdiri dan mengambil mikrofon.
Dengan kesal, SBY mengumpulkan Ketua-Ketua DPD untuk menanyakan kehadiran anggota-anggota mereka. SBY menegaskan kader yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas dalam acara agar dicopot dari jabatannya.
"Tapi kalo tanpa ada alasan yang sah masih cocok enggak sebagai kader? Saya sudah minta kalau ketua DPC 2 hari tidak hadir, ganti saja. Kecuali kalau ada keterangan yang sah tidak apa-apa," tegasnya.
Teguran ini juga berlaku bagi kader yang ada di Fraksi Partai Demokrat. Presiden ke 6 RI ini menyebut Demokrat tidak akan mencalonkan lagi kadernya sebagai anggota DPR jika absen tanpa alasan jelas ke Rapimnas.
"Fraksi DPR RI yang 2 hari tidak hadir tanpa alasan yang sah tidak perlu kita calonkan lagi," tandasnya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya