Sandiaga prihatin PDIP kirim 23 sapi ke Kepulauan Seribu
Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno sudah mengetahui pengiriman 23 ekor sapi ke Kepulauan Seribu. Tak hanya sembako dan sapi, menurut Sandiaga, warga juga telah menerima amplop berisi uang.
"Saya prihatin karena mencederai demokrasi kita. Saya dengar sudah ada laporan bagi-bagi uang jadi nanti siang kita dapat laporannya dari relawan," kata Sandiaga di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/4).
Sandiaga mengatakan demokrasi yang sudah berjalan dengan baik seketika runtuh karena politik uang. "(Politik uang) mendegradasi demokrasi kita yang selama 18 bulan kita fokus memastikan tidak ada kegiatan yang tidak mematangkan dan mendewasakan demokrasi," ungkap Sandiaga.
Namun pondasi demokrasi saat ini, kata Sandiaga, dibajak oleh pihak lain yang tak bertanggungjawab. "Sayangnya ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dan membajak," tandasnya.
Seperti diketahui, sebanyak 23 ekor sapi diamankan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kepulauan Seribu. Puluhan sapi tersebut berasal dari PDIP. Ketua Panwaslu Kepulauan Seribu, Syaripudin mengatakan sapi-sapi itu akan disembelih buat acara syukuran Pilgub DKI Jakarta 2017.
"Iya benar, kita amankan 23 sapi, sapinya dari PDIP," kata Syaripudin saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Selasa (18/4).
Ia menjelaskan, 23 sapi tersebut tersebar di semua pulau di Kepulauan Seribu. Baik itu di Pulaua Tidung, Pulau Pramuka dan pulau lainnya. "Sapi-sapi itu tersebar di semua pulau, sapinya berasal dari Jakarta," tegasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya