Sandiaga akan bangun OK OCE Mart di kalangan kampus
Merdeka.com - Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno berencana akan membuat OK OCE Mart di dalam kampus. Hal itu ia katakan di depan Rektor Universitas Darma Persada (UNSADA) setelah memberikan kuliah perdana terhadap mahasiswa baru dengan tema kewirausahaan.
"Salah satu yang paling berkepentingan untuk gerakan OK Oce itu adalah kampus. Karena di persada ini setiap tahun 1605 mahasiswa baru Rp 5.000 secara total civitas akademika mereka harus jadi agen-agen perubahan ke depan," kata Sandi di UNSADA, Jakarta Timur, Jumat (14/9).
Selain itu, ia mengungkapkan, banyak pertanyaan dari mahasiswa kenapa Indonesia tidak kuat secara ekonomi. Ia pun menjawab karena Indonesia tak memperkuat orientasi terhadap sumber produksi nasional.
"Agen-agen penciptaan lapangan kerja dan ekonomi berbasis lapangan kerja itu yang lagi didorong dengan konsep-konsep kita memberdayakan sumber-sumber produksi kita tadi banyak pertanyaan ya kenapa kita tidak bisa kuat ekonominya karena kita tidak memperkuat orientasi kita kepada sumber-sumber produksi nasional," ungkapnya.
Ia pun menegaskan, akan membuat OK Oce Mart dilikungan kampus yang nantinya akan dibuat salah satunya seperti di UNSADA.
"Saya senang ketemu 1600 mahasiswa baru di sini menanamkan wawasan baru atau entrepeneurship four point Zero dan kita akan link dengan gerakan OK Oce karena di Duren Sawit ini OK Oce juga sudah mulai tumbuh," ujarnya.
"Harapan kita anak-anak yang lulus tidak menambah kita lebih dari lulusan Diploma dan Sarjana yang menganggur tapi justru mereka bisa membuka lapangan kerja, menciptakan usaha-usaha baru berbasis digital dan difasilitasi oleh pemerintah ke depan.itu Harapan Kita," sambungnya.
Menurutnya, kehadiran OK Oce Mart itu sebagai salah satu penyemangat dan motivasi masyarakat. Terlebih sudah banyak masyarakat untuk mendaftar OK Oce Mart.
"Ekonomi untuk latihannya dirasakan manfaatnya dirasakan OK Oce itu hadir sebagai salah satu semangat dan motivasi itu sudah lihat kalau enggak akan menambah jumlah dari pendaftar," ucapnya.
"Sekarang sudah tembus angka 51 ribu belum 1 tahun, berarti ini diminati masyarakat dan justru tantangan dan peluang buat pemprov yang sekarang menjalankan OK Oce adalah bagaimana yang mendaftar itu diberikan pelatihan pendampingan diberikan kemudahan perizinan. Nah ini salah satu hal yang harus diselesaikan pemerintah secara keseluruhan," pungkasnya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya