Saling teriak ilegal, kubu OSO dan Hemas rapat Panmus di DPD
Merdeka.com - Kisruh berebut kursi pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) masih terus berlanjut. Kubu Oesman Sapta Odang (OSO) menggelar rapat Panitia Musyawarah (Panmus) di Ruang Rapat Panmus DPD. Sedangkan di lain tempat, kubu GKR Hemas dan Farouk Muhammad juga menggelar rapat Panmus di Ruangan Samithi di area parlemen, Senin (10/4).
OSO menilai, rapat yang diadakan oleh Hemas ilegal. Hal tersebut disebabkan rapat Panmus yang dilaksanakan oleh Hemas tidak dilaksanakan di ruang rapat Panmus DPD dan juga tidak dihadiri oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) DPD.
"Bagaimana, inikan ruangannya DPD, Sekjennya di sini, jadi kalau di sana enggak pakai Sekjen dalam Panmus itu ilegal," kata OSO, di ruang rapat DPD, di Gedung Nusantara III, Kawasan Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/4).
Sedangkan Hemas mengklaim, rapat Panmus yang dilaksanakan OSO-lah yang ilegal. Dia menegaskan, pimpinan DPD periode 2014-2019 adalah kepemimpinan yang sah, taat pada aturan hukum.
"Saya kira apa yang mereka lakukan menurut kami adalah ilegal karena kita harus tetap taat pada aturan hukum. Kami sudah harus menjalankan apa yang sudah diputuskan oleh MA," tegas Hemas.
Hemas mengklaim, walaupun rapat Panmus kubu OSO dihadiri oleh Sekjen DPD, rapat tersebut tetap saja ilegal.
"Karena Sekjen itu berpihak, tapi kami mau difasilitasi atau tidak kami harus tetap melaksanakan Panmus ini. Panmus yang dilaksanakan dan diprakarsai oleh Sekjen itu juga merupakan kesalahan. Panmus ilegal," tutup Hemas.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya