Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saat Bertemu Jokowi, Cak Imin Minta Perpres 33/2022 soal Anggaran DPRD Direvisi

Saat Bertemu Jokowi, Cak Imin Minta Perpres 33/2022 soal Anggaran DPRD Direvisi Cak Imin dan Elite PKB Bertemu Jokowi. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyampaikan sejumlah hal ketika bertemu Presiden Jokowi pada Senin (31/10) lalu. Salah satu yang dibahas adalah keluhan kader-kader PKB yang menjabat sebagai DPRD tingkat I dan II terkait Perpres Nomor 33 Tahun 2020.

Permintaan itu berdasarkan hasil konsolidasi nasional PKB yang diikuti ribuan anggota DPRD, pengurus DPC, DPW dan DPP, serta kepala daerah dari PKB se-Indonesia selama tiga hari di Jakarta.

Cak Imin ini menilai Perpres Nomor 33 Tahun 2020 ini kurang memfasilitasi daerah yang memiliki kemampuan fiskal yang cukup. Apalagi penggunaan anggaran antara daerah yang mampu dan tidak mampu justru disamaratakan. Sehingga kinerja dan pembangunan daerah tidak maksimal bagi daerah yang memiliki anggaran yang cukup.

"Kami memohon untuk merevisi Perpres 33 Tahun 2020. Di mana penggunaan anggaran kerja DPRD berdasarkan realitas anggaran masing-masing kota dan daerah," ujar Cak Imin dalam keterangannya, Rabu (2/11).

"Jadi diserahkan sepenuhnya pada kemampuan daerah, yang mampu memberi kinerja yang sesuai dengan kemampuan anggaran dan yang tidak mampu diperkecil, jadi tidak diseragamkan," imbuh Wakil Ketua DPR RI bidang Kesejahteraan ini.

Cak Imin menilai, penyeragaman penggunaan anggaran ini kurang tepat karena menghambat daerah yang memiliki anggaran yang cukup. Cak Imin juga bergembira karena Jokowi menyambut baik usulan-usulan kader PKB yang dihasilkan dari Konsolidasi Nasional kemarin.

"Yang hari ini diseragamkan, sehingga yang mampu merasa tidak terfasilitasi dengan baik dan daerah yang miskin tidak ada masalah. Oleh karena itu kami berharap tidak diseragamkan lagi, tapi anggaran DPRD itu sesuai dengan Perpres 33 diserahkan sepenuhnya ke fiskal daerah. Itu poin-poin yang kami ajukan dan mendapat respons positif," kata dia.

Selain masalah tersebut, Cak Imin bersama elite PKB lainnya ini juga menyampaikan hasil konsolidasi nasional PKB dengan ribuan kader seluruh Indonesia di Jakarta pada 28-30 Oktober 2022 kemarin.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP