Saan: Demokrat jangan panik Anas dikabarkan jadi tersangka
Merdeka.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa enggan menanggapi kabar penetapan Anas Urbaningrum sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, kabar tersebut hanya rumor belaka.
"Kabar dari mana? Saya belum dengar. Itu rumornya dari mana, dari dalam? Saya belum dengar," kata Saan Mustopa di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/2).
Kabar telah ditetapkannya Anas sebagai tersangka diembuskan oleh seorang sumber di KPK. Saan menilai, tak sepantasnya petugas atau pejabat di KPK menyampaikan status seseorang, tanpa menyertakan dua alat bukti.
Untuk itu, Saan mengajak kepada kader partai untuk santai menyikapi hal itu, tanpa terpancing melakukan tindakan berlebih.
"Rumor itu jangan ditanggapi terlalu seriuslah. Kita tidak usah terlalu panik hadapi rumor yang ada. Stay cool saja," terangnya.
Terkait kehadiran dirinya di rumah Anas semalam, Saan mengaku hanya sebatas main saja. Tidak ada obrolan serius yang dibahas. Lantas, kenapa DPC dan DPD Partai Demokrat juga datang ke rumah Anas?
"Ya biasakan main, kita kan sesama tukang begadang. Saya datang ke sana kan biasa saja," kata Saan.
Anas dikabarkan telah ditetapkan tersangka oleh KPK. Anas menjadi tersangka dalam kasus penerimaan gratifikasi.
"Iya, bukan Hambalang, gratifikasi," ujar sumber di KPK kepada wartawan, Jumat (8/2). (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya