Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ruhut Sitompul: Kebayang kan kalau saya jadi ketua Komisi III?

Ruhut Sitompul: Kebayang kan kalau saya jadi ketua Komisi III? Ruhut Sitompul . Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul angkat bicara soal penolakan dirinya didaulat sebagai Ketua Komisi III. Dia beralasan, penolakan itu dilakukan karena anggota yang menolak takut dengan praktik suap yang terjadi selama ini di Komisi III.

"Mereka terusik dengan aku menjadi ketua komisi. Sudah capek aku dengarnya. Kebayang kan kalau saya ketua," kata Ruhut saat dihubungi, Jumat (20/9).

Ruhut juga angkat bicara soal insiden toilet yang melibatkan calon Hakim Agung Sudrajad Dimyati dengan anggota Komisi III DPR Bahruddin Nashori. Menurut dia, praktik itu lumrah terjadi.

Oleh karena itu, ia beralasan jika jarang datang saat komisi hukum itu lakukan uji kepatutan dan kelayakan, karena marak praktik suap. "Aku tanya sama kau, fit and proper test aku pernah ikut? Karena praktiknya memang kayak gitu. Tak perlulah aku sebut lagi, kalian sudah tahu. Itu lobi-lobi biasalah itu," imbuhnya.

Ruhut juga berjanji akan membersihkan anggota Komisi III DPR yang sering menerima suap ketika melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap pejabat negara di komisi hukum. "Aku benarkanlah pernyataan seperti itu. Nanti itu tugas aku untuk menyikat yang kayak begitu. Makanya mereka ketar-ketir aku jadi ketua komisi," katanya.

Seperti diberitakan, sejumlah anggota Komisi III menolak Ruhut didaulat sebagai ketua Komisi III DPR. Mereka menilai, penolakan dilakukan karena Ruhut memiliki sosok yang kontroversial sehingga tidak cocok menjabat sebagai ketua komisi yang dinamis. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP