Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ruhut sebut sudah seharusnya ketua DPR diserahkan ke PDIP

Ruhut sebut sudah seharusnya ketua DPR diserahkan ke PDIP Ruhut Sitompul. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul menyebut akan ada ganjaran yang harus diterima oleh Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon setelah dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) atas dugaan pelanggaran kode etik karena menghadiri kampanye bakal calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump.

Ganjaran tersebut, kata Ruhut, berupa pengocokan ulang pimpinan DPR yang akan dilakukan oleh Koalisi Indonesia Hebat (KIH) bersama dengan Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

"Itu menyakitkan kita peristiwa di Amerika. Ada keinginan itu (kocok ulang pimpinan DPR) yang saya dengar. Apalagi sudah bergabungnya PAN. Zulkifli Hasan (Ketua MPR) dia aman. Termasuk kami, Demokrat yang aman di tengah," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/9).

Menurut Ruhut, pengocokan ulang pimpinan DPR dapat dilakukan tanpa harus merevisi UU tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD. Apalagi, saat ini, KIH menguasai mayoritas kursi di parlemen dengan bertambahnya kekuatan dari PAN yang telah bergabung dengan pemerintah.

"Kembalikan saja ke (PDI Perjuangan) sebagai pemenang pemilu, dia yang jadi bos (Ketua DPR)," ujar Ruhut.

Lebih jauh, Juru Bicara Partai Demokrat ini menyayangkan, sikap pimpinan DPR saat ini yang tidak mampu menjaga kepercayaan karena telah terpilih sebagai pimpinan Parlemen.

"Jabatan itu tidak abadi. Bersyukurlah yang sudah diberi kepercayaan. Mau jabatan menteri, Ketua DPR, jabatan di TNI/Polri itu tidak abadi," tandas dia.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP