Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Romi yakin kubu Djan Faridz melunak dan ikut muktamar islah PPP

Romi yakin kubu Djan Faridz melunak dan ikut muktamar islah PPP Djan Faridz buka Rakor regional PPP di Makassar. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Konflik internal dalam tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum menunjukkan titik terang. Dua pentolan partai berlambang kabah ini yakni Djan Faridz dan Romahurmuziy atau akrab disapa Romi sempat dikabarkan bertemu dan berkomitmen untuk islah.

Namun dalam Silatnas PPP yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Djan Faridz dan loyalisnya tak nampak hadir. Ketidakhadiran kubu Djan Faridz seolah memberi gambaran perseteruan dalam tubuh PPP belum juga berakhir. Loyalis Djan Faridz justru menggelar konferensi pers di kantor DPP PPP.

Sekjen PPP hasil Munas Bandung, Romahurmuziy yakin PPP kubu Djan Faridz akan melunak terkait tawaran solusi muktamar islah.

‎"Insya Allah, kalau sudah ada pada masanya nanti kalau orang keras itu nanti bisa sampai titik tertentu. Kalau nanti pilihannya melunak, kita semua yakin akan melunak," ujar Romi ketika dihubungi awak media di Jakarta, Sabtu (6/2).

Romi menegaskan, muktamar merupakan forum tertinggi organisasi partai. Jalan terbaik penyelesaian dualisme kepemimpinan melalui muktamar.

"Kalau tidak muktamar ya enggak bisa. Itu tak memiliki legitimasi. Karena tak ada forum tertinggi organisasi kecuali forum Muktamar. Dan semrawut ini karena muktamar, maka penyelesaiannya ya harus Muktamar," tuturnya.

Romi mengapresiasi keputusan Kementerian Hukum dan HAM yang melegitimasi kepengurusan partai kembali ke Muktamar Bandung.

"Menteri dalam hal ini sudah menjalankannya mengacu sesuai persyaratan. Maka, mengacu 31 Desember ini, persyaratan sudah tak bisa terpenuhi. Kecuali bila kita melakukan muktamar di bawah panduan supervisi muktamar partai," tuturnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP