Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Romi akui Prabowo lawan berat, optimis Jokowi menang

Romi akui Prabowo lawan berat, optimis Jokowi menang Ketum PPP Romahurmuziy. ©2018 Merdeka.com/Nuryandi

Merdeka.com - Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya maju menjadi kandidat calon Presiden 2019. Ketua Umum PPP Romahurmuziy memandang mantan Danjen Kopassus tersebut merupakan lawan kuat Jokowi.

"Dalam pertarungan bipolar atau dua kutub seperti ini kita harus menganggap lawan itu kuat, karena kalau kita menganggap lawan itu lemah maka kita akan berleha-leha lalu kemudian kita terlena," katanya di kantor pusat PP Muhammadiyah, Menteng Raya, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (12/4).

Untuk itu, Romi, biasa dia disapa, tak ingin menganggap remeh dan mengantisipasi strategi lawan. Romi berkaca pada Pilpres 2014 lalu. Dia mengatakan di 10 provinsi Jokowi mengalami kekalahan suara.

"Dan ada 161 Kabupaten kota yang di sana itu kalah, karena itu tugas-tugas partai yang dulu belum bergabung dan sekarang 2019 sudah bergabung adalah membalik karena beberapa daerah yang dulu Pak Jokowi kalah adalah basis-basis partai tersebut," ucap Romi.

"Karena itu saya terus mendorong agar apa-apa yang sudah menjadi kerja konkrit pak Jokowi ini disosialisasikan ke seluruh daerah terutama yang dulu terutama masih mendapatkan kekalahan untuk menunjukkan ini loh kerja nyata nya," tambahnya.

Jika benar pertandingan ulang ini, Romi juga optimis kubu Jokowi dapat memetik kemenangan. Sebab partai pendukung Jokowi sudah jelas sehingga lebih mudah untuk Jokowi kembali menduduki kursi RI 1.

"Dengan dukungan dari partai koalisi pendukung Jokowi yang sudah jelas dan sudah nampak, maka akan jadi lebih mudah," ucap Romi.

Lanjutnya, kerja nyata yang sudah dilakukan oleh Jokowi dari 3,5 tahun ini. juga tercermin pada lembaga survei yang sudah menunjukkan angka di atas 60 persen.

"Dan juga sebagai partai pengusung kita tidak akan berpuas diri, kita akan terus bekerja keras dan membalik kekalahan yang dulu masih terjadi di 161 kabupaten dan kota meliputi 10 provinsi. Tentu tugas kami kami karena kita berada posisi yang berbeda di 2014 lalu untuk menjadi kemenangan," tuturnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP