Ridwan Kamil tak hadir penjaringan Cagub DKI dari Gerindra
Merdeka.com - Partai Gerindra memulai penjaringan nama bakal calon gubernur DKI Jakarta untuk menghadapi Basuki T Purnama alias Ahok dalam Pilgub DKI 2017 mendatang. Delapan nama sudah masuk sebagai kandidat. Gerindra mengklaim tidak ada penolakan dari para kandidat.
Acara penjaringan diresmikan di hotel mewah kawasan Jakarta Pusat. Beberapa nama, seperti Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno, anggota DPR Biem Benjamin, anggota DPRD DKI Mohamad Sanusi, Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik dan Ketua DPD Partai Demokrat Nachrowi Ramli, telah hadir dalam acara peresmian itu.
Sedangkan, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, tidak hadir.
M Taufik mengklaim beberapa nama tidak hadir itu bukan berarti menolak ajakan penjaringan. Termasuk nama Ridwan Kamil.
"Ridwan Kamil, pagi-pagi SMS saya. 'Bang, saya ada acara di Bandung, belum bisa hadir secara formal.' Kata-katanya begitu. Sehingga dia tidak menolak," kata Taufik, Rabu (27/8).
Taufik menjelaskan, delapan nama itu selama penjaringan harus melakukan pendekatan kepada masyarakat DKI. Itu menjadi syarat utama bagi para kandidat.
Pendekatan ke masyarakat, kata dia, diserahkan kepada para kandidat. Mereka dibebaskan untuk melakukan apapun. Ke delapan nama itu, lanjut Taufik, pada akhir Februari akan dilakukan cek ulang.
"Mau dangdutan atau apapun silakan. Ini syaratnya. Februari kita akan cek ulang" tegasnya.
Syarat terakhir, kata Taufik, para calon wajib tidak melakukan tindakan gegabah laiknya Ahok dan Joko Widodo alias Jokowi, ketika diusung Partai Gerindra. "Jangan offside, Jokowi-Ahok itu offside. Itu syarat terakhir," terangnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya