Reshuffle makin dekat, Romi semringah ditanya perombakan kabinet
Merdeka.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuziy (Romi) menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, hari ini. Dalam pertemuan tersebut, kubu Romi melaporkan ke Presiden Jokowi bahwa akan menggelar Muktamar Islah pada 8 sampai 11 April mendatang.
Saat ditanya, apakah pertemuan tersebut juga membahas reshuffle kabinet yang belakangan ini berhembus kencang, Romi malah terlihat berseri-seri atau semringah.
"Tidak semua bisa saya sampaikan di sini," kata Romi dengan wajah semringah di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (1/4).
Saat didesak kembali apakah ada pembahasan soal reshuffle kabinet dalam pertemuan tersebut, Romi tak mau mengungkapkannya. Namun, lagi-lagi dia menjawab dengan wajah yang semringah.
"Nanti lah. Saya enggak pas menyampaikan. Nanti saja lah, itu hal lain, kita hanya bicara muktamar saja," kata Romi sembari melemparkan senyum.
Selain melaporkan niatan untuk menggelar Muktamar Islah, Romi menjelaskan pertemuan tersebut juga membahas isu-isu terkini, yaitu terkait RUU Pilkada dan RUU Tax Amnesty. Romi menjelaskan bahwa PPP mendorong agar DPR dapat sesegera mengesahkan kedua RUU tersebut.
Sinyal reshuffle nampaknya kian terendus ketika, Kamis (31/3) kemarin, secara diam-diam Ketua Umum Partai Hanura Wiranto menemui Jokowi di Istana di tengah isu reshuffle yang berhembus kencang. Setelah Wiranto, giliran Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang diam-diam menemui Jokowi.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya