Rebutan kursi Ketua DPR, Golkar kubu Ical & Agung kembali berseteru
Merdeka.com - Drama kasus 'Papa minta Saham' berakhir tanpa sanksi setelah Setya Novanto menyatakan mengundurkan diri dari kursi Ketua DPR. Setya Novanto mengundurkan diri di detik-detik terakhir sebelum Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) memvonisnya.
Dengan mundurnya Setnov, MKD pun batal menjatuhkan sanksi ringan kepada politisi Golkar ini. Sebelum mundur, Setya sejatinya bakal dicopot oleh MKD dari posisi Ketua DPR.
Namun kini dengan mundurnya Setya Novanto ternyata kembali muncul masalah baru.
Setya Novanto menyebut bahwa, Ketua Fraksi Golkar di DPR Ade Komarudin akan dijadikan sebagai Ketua DPR. Sedangkan Novanto sendiri rencananya akan dijadikan ketua fraksi.
"Tadi malam sudah mekanisme internal di partai dengan ketua umum Aburizal Bakrie, Waketum, dan bendahara. Yang disetujui Ade Komarudin selaku ketua DPR," kata Novanto di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (18/12) kemarin.
Menurut Novanto proses pengunduran dirinya sebelumnya disepakati Ketua Umum Partai Golkar kubu Munas Bali Aburizal Bakrie. Novanto menyatakan surat pengunduran dirinya diserahkan sebelum rapat Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) perumusan sanksi dimulai. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya