Reaksi Ketua Timses Prabowo soal Yusril gabung ke Jokowi: Ini demokrasi, bebas saja
Merdeka.com - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra melabuhkan dukungannya pada pasangan capres-cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso, menilai keputusan Yusril sebagai hal yang biasa.
"Ya kan ini demokrasi ya boleh-boleh aja. Mau ke sana juga nggak apa apa, ini demokrasi bebas-bebas saja," kata Djoko di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/11).
Djoko Santoso mengaku terakhir kali bertemu dan berkomunikasi dengan Yusril saat deklarasi kampanye damai di Silang Monumen Nasional (Monas). Namun, saat itu keduanya tidak spesifik membahas masalah dukungan.
"Ngobrol aja ya say hello aja. Enggak-nggak pernah (ajak gabung ke Prabowo)," ungkap dia.
Selain itu, Djoko enggan berkomentar mengenai apakah tim BPN pernah meminta dukungan kepada Partai Bulan Bintang (PBB). Menurutnya, dukungan adalah kesadaran yang seharusnya tidak perlu diminta.
"Jadi yang namanya perjuangan itu kesadaran yah, kalau kita yang minta kan belum tentu orang mau ya," ujarnya.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya