Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rapimnas Golkar dinilai bentuk perlawanan Ical kepada tim transisi

Rapimnas Golkar dinilai bentuk perlawanan Ical kepada tim transisi Kubu Ical tanggapi putusan MA. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) akan menggelar rapimnas pada 23 Januari sampai 25 Januari di JCC, Jakarta. Rapimnas ini dinilai sebagai bentuk perlawanan Ical terhadap tim transisi yang dipimpin oleh BJ Habibie dan Wapres Jusuf Kalla (JK).

Poros muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menuding Rapimnas yang dibuat oleh kubu Ical suatu manuver untuk menggagalkan tim transisi yang telah dibentuk oleh Mahkamah Partai Golkar (MPG). Tim transisi ingin mempersatukan Golkar dengan menggelar munas untuk memilih ketua umum baru di luar Ical dan Agung Laksono.

"Kalau ada yang mengisukan (Rapimnas) untuk munas, saya skeptis. Saya pikir ini langkah utama Ical untuk tentang tim transisi yang dibentuk oleh MPG (Mahkamah Partai Golkar)," kata Doli di kantor Akbar Tandjung Institute, Jl. Pancoran Mas, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (22/1).

Doli menilai, Rapimnas yang diselenggarakan kubu Ical itu adalah ilegal. Sebab, Rapimnas itu, kata dia, tidak mempunyai legal standing karena tidak tercatat di DPP Golkar yang mengantongi SK Menkum HAM.

"Rapimnas tidak punya legal standing yang jelas. Sekarang ada tim transisi dalam rangka penyelamat partai," kata dia.

Soal MPG pimpinan Muladi sudah tak berlaku karena kepengurusan hasil munas Riau sudah habis, menurut Doli, MPG belum mati. Dasarnya adalah keputusan Pengadilan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat yang mengembalikan kepengurusan ke internal partai.

"MPG itu produk UU No. 2 tahun 2011 tentang parpol DNA tercatat di Kemenkum HAM. Kekuatannya juga ada pada putusan PN Jakpus dan Jakbar yang mengembalikan kepengurusan ke internal partai. Itu artinya MPG," jelas Doli.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP