Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rapat sore ini, Pansus Pelindo bahas siapa tokoh yang akan dipanggil

Rapat sore ini, Pansus Pelindo bahas siapa tokoh yang akan dipanggil Rieke Dyah Pitaloka. ©2015 merdeka.com/dede rosyadi

Merdeka.com - Panitia Khusus (Pansus) Pelindo akan memulai rapat perdananya sore ini. Ketua Pansus Pelindo Rieke Dyah Pitaloka menyatakan rapat perdana tersebut juga akan membahas siapa saja yang akan dipanggil oleh pihaknya untuk menyelidiki dugaan penyelewengan di PT Pelindo II.

"Berdasarkan UU 17/2014 tentang MD3, Pansus berwenang memanggil siapa pun, dari warga negara biasa, badan hukum, pejabat pemerintah hingga pejabat negara, dan bisa lakukan pemanggilan paksa dan sandera melalui kepolisian apabila yang bersangkutan menolak pemanggilan tanpa alasan yang jelas," kata Rieke melalui siaran persnya yang diterima merdeka.com, Senin (19/10).

Rieke menjelaskan pelabuhan merupakan simbol kedaulatan suatu negara. Dari pelabuhan arus barang keluar masuk suatu negara, melalui mekanisme ekspor, impor, sampai selundupan. Dari mulai bahan baku industri, barang jadi, termasuk pangan seperti daging dan beras impor.

"Katanya Indonesia ingin menjadi poros maritim dunia. Tanpa benahi pelabuhan adalah hal mustahil. Ekonomi biaya tinggi pun salah satu penyebabnya adalah tata kelola pelabuhan. Pelindo II adalah pelabuhan utama, berbentuk BUMN. Artinya, milik negara, bukan swasta murni," ujarnya.

Selain itu, dia berharap nantinya sidang-sidang yang dilakukan oleh Pansus ini dilakukan secara terbuka untuk umum. Sebab, dia mengaku sudah mendapatkan informasi bahwa pihak-pihak yang diduga terlibat mulai melakukan operasi senyap untuk membuat fakta tak terang benderang.

"Saya mohon dukungannya juga agar rapat pertama nanti memutuskan sidang dilakukan secara terbuka," tandasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP