Rapat dengan Pansus Pelindo II, Menteri Jonan diomeli Masinton
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menghadiri rapat dengan Panitia Khusus (Pansus) Pelindo II. Rapat tersebut juga dihadiri oleh mantan Menteri Perhubungan EE Mangindaan.
Dalam rapat, ia membantah pernyataan Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino yang telah mendapat persetujuan perpanjangan konsesi Jakarta International Container Terminal (JICT) antara Pelindo II dengan Hutchison Port Holdings Limited.
Hal tersebut diungkap Jonan saat ditanya oleh anggota Pansus Pelindo II Masinton Pasaribu.
"Apakah bapak pernah menyetujui klaim Lino dalam perpanjangan kontrak JICT?" tanya Masinton dalam rapat, Rabu (2/12).
Awalnya, Jonan hanya menjawab jika Lino ingin memperpanjang kontrak harus sesuai dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang pelayaran.
Mendengar jawaban Jonan yang tak tegas itu membuat Masinton gerah dan memintan mantan Dirut PT KAI itu menjawab dengan tegas.
"Jangan plintat-plintut. Pantesan saja seorang Lino berani. Katakan saja benar enggak yang diklaim Lino itu bahwa Pak Jonan setuju. Jangan kita semua dibohongi," semprot Masinton.
Setelah didesak seperti itu, Jonan langsung menjawab dirinya tidak pernah menyetujui konsesi perpanjangan terminal peti kemas Jakarta itu dengan Hutchinson Port Holdings.
"Tidak pernah pada bulan Agustus menyetujui perpanjangan konsesi. Enggak benar," ujarnya.
Sebelumnya, RJ Lino mengaku Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sudah menyetujui perpanjangan kontrak pengelolaan Jakarta International Container Terminal (JICT). Selain JICT Lino menyebut ada 15 poin kesepakatan yang disetejui oleh Menteri Perhubungan.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya