Ramadhan Pohan bela SBY: Tak kuasa lagi bukan berarti boleh difitnah
Merdeka.com - Politikus Partai Demokrat, Ramadhan Pohan turut berang atas sikap Menteri ESDM Sudirman Said yang menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai sosok yang menghalangi pembubaran Petral. Ia pun meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk mencopot Sudirman dari jabatannya karena dinilai telah menyebarkan fitnah.
"Presiden Jokowi tak boleh mendiamkan fitnah menterinya itu. Dia Presiden, jika pembantunya berbuat kesalahan fatal, ya Pak Jokowi jangan anteng saja. Menurut saya, Pak Jokowi, tolong disiplinkan menteri Anda. Menteri Sudirman layak di-reshuffle secepatnya. Menteri kok main fitnah, menuduh mantan Presiden pula," kata Ramadhan melalui keterangannya, Selasa (18/5).
Bahkan, kata dia, jika Jokowi tak berani mencopot Sudirman dari jabatannya, dia menuding Jokowi telah melakukan kesepakatan terselubung dengan mantan Bos PT Pindad itu.
"Jika Presiden Jokowi adem-ayem saja, berarti ada apa-apanya," simpulnya.
Menurut dia, walaupun SBY sudah tak lagi berkuasa, bukan berarti dapat difitnah dengan seenaknya. Padahal, kata dia, Partai Demokrat sangat menghormati Pemerintahan Jokowi dengan mendukung kebijakan yang pro-rakyat.
"Pak SBY memang tidak berkuasa lagi, tapi bukan berarti boleh difitnah dan dituduh 'semau gue'. Janganlah air susu dibalas air tuba," tukasnya.
(mdk/efd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya