Rahasia Pesan Khusus Megawati untuk Prabowo yang Dibawa Puan
Merdeka.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengaku membawa pesan khusus dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan ketika bicara empat mata dengan Prabowo di kediaman Menteri Pertahanan itu di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/9).
"Kalau ada pesan atau tidak dari bu Mega, enggak mungkin saya ada di sini kalau enggak bawa pesan," ujar Puan usai pertemuan.
Puan enggan membuka pesan dari Megawati untuk Prabowo. "Dan pesannya itu cuma saya dan mas Bowo yang tahu. Kalau enggak rahasia, enggak seru dong, kalau udah dibuka semuanya," kata Puan.
Pesan tersebut akan dibuka oleh Puan dalam pertemuan dengan Gerindra di kesempatan berikutnya.
"Ini kan juga yang ditunggu oleh media sebenarnya, karena rahasia-rahasia lanjutan yang akan kita umumkan di waktu mendatang," kata Puan.
Kedekatan Kekeluargaan Gerindra dan PDIP
Pertemuan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto penuh momen kekeluargaan.
Prabowo mengaku merasa dekat dengan keluarga besar Megawati Soekarnoputri. Prabowo juga dekat dengan ayah Puan, Taufik Kiemas.
"Lebih dari itu sebetulnya saya merasa sangat dekat sama keluarga ibu Puan keluarga ibu Megawati Soekarnoputri presiden kelima RI tapi juga dengan pak Taufik Kiemas," ujar Prabowo usai pertemuan.
Prabowo menuturkan, hubungan kekeluargaan dengan Megawati sudah lama terjalin. Bahkan sampai ke generasi orang tua dan kakek Prabowo dengan Bung Karno.
"Jadi hubungan kekeluargaan yang sudah lama terjalin. Mungkin sudah generasi ketiga orang tua saya dekat dengan orangtua ibu Mega dan seterusnya. Kakek saya juga sama Bung Karno," ujar Prabowo.
Sementara itu, Puan merasa penuh ketenangan hadir di kediaman Prabowo. "Itu juga mungkin saya datang ke sini dengan penuh ketenangan karena saya merasa datang ke rumah keluarga sendiri," ujar Puan.
"Seperti yang tadi disampaikan mas Prabowo memang hubungan kami, keluarga kami itu sudah jauh berjalan," imbuhnya.
Meski hubungan antara PDI Perjuangan dan Gerindra mengalami pasang surut, Puan mengatakan hal itu biasa dalam dunia politik.
"Pasang surut di politik itu hanya satu bagian, namun yang paling penting itu silaturahmi kekeluargaan yang tetap terbina walaupun berbeda pandangan dalam menuju satu tujuan politik," ujar Puan.
"Tapi kita tetap bersama bersinergi dan intinya adalah sebenarnya adalah bagaimana membangun bangsa dan negara itu bersama-sama, bergotong royong dan yang terbaik adalah untuk rakyat," pungkasnya.
Dalam pertemuan hari ini, Puan turut ditemani sejumlah elite PDIP, mulai dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua Bappilu PDIP Bambang Wuryanto, Wasekjen PDIP Utut Adianto, Ketua DPP PDIP Said Abdullah dan sejumlah anggota fraksi PDIP.
Sementara, Prabowo terlihat ditemani Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Waketum Gerindra Sugiono dan sejumlah politikus Gerindra lain.
Pertemuan Prabowo dan Puan ini berlangsung kurang lebih tiga jam.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya