Putu ditangkap, Demokrat minta KPK transparan dan akuntabel
Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengaku prihatin atas kasus yang menjerat kader Demokrat I Putu Sudiartana di KPK. Sudiartana ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus suap proyek Dinas PU Sumatera Barat.
Agus menyerahkan sepenuhnya kepada KPK dalam pengungkapan kasus tersebut. Kendati begitu, Agus berharap KPK bisa transparan dan akuntabel dalam menangani perkara ini.
"Berikan waktu KPK menangani, tuntas, transparan, dan akuntabel. KPK penanganan juga yang lain, persoalan-persoalan kita dukung betul-betul, diselesaikan seluruhnya tanpa tebang pilih," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/7).
Wakil ketua DPR tersebut juga berharap, pengawasan di bidang hukum dan etika di DPR bisa tetap berjalan. Sejauh ini menurutnya, Badan Anggaran di DPR juga sudah bekerja transparan.
"KPK akan memproses secara menyeluruh, mendukung proses ini semuanya. Kita tidak boleh intervensi oleh pihak manapun," tuturnya.
Seperti diketahui, Putu diduga menerima suap terkait proyek 12 ruas jalan di Sumatera Barat senilai Rp 300 miliar. Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), KPK menyita uang senilai 40.000 dolar Singapura.
Wakil bendahara umum Partai Demokrat tersebut disangkakan terjerat pasal 5 ayat 2 UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Saat ini dia masih berada di tahanan KPK.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya