Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PSI minta Bawaslu usut dugaan Sandiaga Uno setor Rp 500 M ke PKS dan PAN

PSI minta Bawaslu usut dugaan Sandiaga Uno setor Rp 500 M ke PKS dan PAN PSI. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengusut dugaan Sandiaga Uno menyetor uang Rp 500 miliar untuk PAN dan PKS. Tudingan itu sebelumnya diungkapkan oleh Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief.

Menurut Andi Arief uang Rp 500 M diberikan agar PAN dan PKS memilih Sandiaga sebagai calon wakil presiden.

"Jika pernyataan itu benar, tentu sangat memprihatinkan. Seharusnya untuk pemilihan jabatan publik, tidak ada money politics. Ini merupakan pendidikan politik yang buruk sekaligus pelanggaran terhadap Undang-undang Pemilu," kata Grace, Kamis (9/8).

Dia mengatakan, berdasarkan pasal 228 Undang-undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 jelas melarang praktik penyuapan seperti yang dituduhkan tersebut.

"Setiap orang atau lembaga dilarang memberikan imbalan kepada partai politik dalam bentuk apa pun dalam proses pencalonan Presiden dan Wakil Presiden," jelas Grace.

Karena itu, lanjut dia, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan penegak hukum harus mengusut dugaan pelanggaran hukum itu.

"Ini tuduhan serius. Pihak Partai Demokrat harus bisa menjelaskan apakah tuduhan itu didasarkan bukti atau sekadar ungkapan kemarahan semata," tegas Grace.

Menurut dia, seharusnya partai politik memilih calon wakil presiden yang memiliki integritas dan kapabilitas, bukan karena setoran uang.

"Rakyat Indonesia membutuhkan pemimpin yang berintegritas dan cakap. Bukan yang sekadar bisa membagi-bagi uang atau yang bersedia menerima suap," katanya.

Reporter: Putu Merta Surya PutraSumber: Liputan6.com

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP