Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pramono Anung sebut peran Seskab di era Andi tak maksimal

Pramono Anung sebut peran Seskab di era Andi tak maksimal Pramono Anung. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Pramono Anung ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Sekretaris Kabinet menggantikan posisi Andi Widjajanto. Pramono mengatakan, akan melakukan perbaikan-perbaikan akan kinerja Sekretaris Kabinet.

"Ya sebagai pembantu presiden, yang menangani manajerial kesekretariatan presiden dan juga kabinet maka tugas paling utama yaitu memperbaiki beberapa hal yang berkaitan dengan itu," kata Pramono di Istana, Jakarta, Rabu (12/8).

Menurut Pramono, sebetulnya pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah berbuat banyak. Tetapi karena fungsi Seskab kurang maksimal, maka hasilnya juga menjadi kurang.

"Karena terus terang saya melihat apa yang sudah dilakukan presiden luar biasa tapi kan masyarakat tidak semuanya memahami. Itu menurut saya yang harus dilakukan di awal," jelas Pramono.

"Apalagi sebagai Seskab maka sudah diatur dalam Perpres No 25 Tahun 2015 sehingga saya jabarkan itu dengan lebih baik. Dan juga yang lebih penting adalah berkomunikasi secara terbuka dengan teman-teman sekalian," imbuhnya.

Lebih lanjut, Pramono menegaskan, peran dan fungsi Seskab sangat lah penting. Terlebih juga membangun komunikasi dengan partai-partai politik, khususnya partai pendukung pemerintahan.

"Beliau ini kan sebagai presiden dengan intensitas yang tinggi, maka persoalan yang berkaitan dengan kabinet itu harus disinkronkan dari segi waktu administrasi kepresidenan kemudian apa yang ingin menjadi keinginan beliau," papar Pramono.

"Kami akan membuat bahwa sebagai pembantu presiden ini akan menjadi lebih baik dan juga beliau menginginkan komunikasi dengan luar dan lembaga tinggi negara dan juga parpol bisa dilakukan lebih intensif," tutupnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP