Prabowo kalah dari Mega, Gerindra ragukan survei internal PDIP
Merdeka.com - PDIP diam-diam menggelar survei capres dan cawapres untuk menghadapi Pemilu 2014. Hasilnya, pasangan Mega-Jokowi berada di urutan teratas dengan 60 persen, disusul Prabowo-Hatta dengan torehan 30 persen.
Namun hasil survei itu diragukan oleh Partai Gerindra. Sebab capres Partai Gerindra, Prabowo Subianto selalu berada tinggi jika melawan Megawati.
"Yang survei siapa itu, itu survei internal kan? Kita (Prabowo) selalu berada di atas (Megawati). Survei terakhir 40 sekian kan," kata Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/12).
Menurutnya, sah saja jika partai lain termasuk PDIP melakukan survei internal untuk pilpres tahun depan. Namun dia menegaskan, jika Gerindra akan mengusung pendamping Prabowo setelah pemilu legislatif selesai.
"Baru nanti meyakinkan, harus bagaimana kita keputusannya. Sekarang partai lain sudah membuat (survei) oke, tapi kami belum," tegasnya.
Terkait dengan capresnya dipasangkan dengan Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa, dia pun menilai itu sah saja. Yang jelas, kata dia, cawapres Prabowo belum bisa dipastikan sebelum ada hasil pemilu legislatif.
"Kami belum tahu (cawapres Hatta), nanti PAN sudah berapa (kursi parlemen), Gerindra berapa kan belum tahu. Kami belum pernah bicara terbuka soal wacana ini. Kadang orang lain yang memasang-masangkan, kami sendiri belum," jelas dia.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya