Prabowo disebut nunggak bayar gaji karyawan, ini kata Gerindra
Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra , Fadli Zon membantah isu miring yang menyebut bakal calon presiden, Prabowo Subianto nunggak menggaji ribuan karyawan di perusahaan PT Kertas Nusantara selama beberapa bulan.
"Itu sama sekali tidak benar. Itu kan sudah dibantah sama serikat pekerja sendiri. Pak Prabowo sendiri kan sudah lama tidak aktif di situ. Dan persoalan itu sudah ada manajemen yang menangani, tidak benar itu. Sudah ada bantahannya," ujar Fadli saat dihubungi wartawan, Jumat (2/5).
Menurut Fadli, adanya wacana ini sebagai bentuk kampanye gelap (black campaign) guna menjatuhkan Prabowo jelang Pilpres 9 Juli mendatang. Bahkan, sebagai loyalis, Fadli yakin isu tersebut tidak akan menghancurkan citra mantan Danjen Kopassus itu di masyarakat.
"Enggak ya. Kita masih optimis dan enggak mau terganggu sama isu itu," katanya.
Sementara itu, dalam keterangan pers yang diperoleh dari Gerindra Media Center menyatakan, Ketua Serikat Pekerja PT Kertas Nusantara (SP PTKN) Indra Alam kaget adanya berita yang mengabarkan SP PTKN bakal turun ke jalan saat hari buruh, Kamis (1/5) kemarin.
Menurut Indra, sejauh ini hubungan pihaknya dengan manajemen PTKN serta Prabowo sangat baik.
"Dulu memang pernah ada perselisihan antara SP PTKN dengan manajemen PTKN perihal pembayaran gaji karyawan saat kondisi seperti sekarang ini (masa tidak produksi karena menunggu hutan tumbuh). Namun perselisihan itu sudah lama usai. Jika ada yang mengatakan akan ada aksi dan sebagainya, itu mungkin ditunggangi kepentingan politik tertentu" kata Indra.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya