Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PPP minta KPK buktikan isu TemanAhok terima Rp 30 M dari pengembang

PPP minta KPK buktikan isu TemanAhok terima Rp 30 M dari pengembang Arsul Sani. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR Arsul Sani meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki kasus yang ditanyakan oleh Anggota Komisi III DPR Junimart Girsang. Hal tersebut terkait dugaan adanya aliran dana reklamasi Teluk Jakarta Rp 30 miliar ke TemanAhok melalui Cyrus Network dan Sunny Tanuwidjaya.

"‎Tugas untuk membuktikan itu adalah tugasnya KPK, bukan tugasnya anggota DPR. Kalau DPR itu harus membuktikan, ya gimana, gitu lho," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/6).

Politikus PPP tersebut yakin jika Junimart tak sembarangan dalam menanyakan info tertentu ke mitra komisinya. Menurutnya, Politikus PDIP tersebut juga memiliki konstituen yang harus didengar dan ditelaah. ‎ ‎

"‎Harus dipahami juga bahwa Pak Junimart menyampaikan begitu juga kan karena dia dapat informasi, dia dapat laporan, dia sampaikan dalam forum resmi rapat. ‎Kalau soal kenapa kok disampaikan dalam rapat umum, tidak tertutup, lha itu style masing-masing orang lah. Buat saya begitu aja," ungkap Sekjen PPP ini.

Apapun hasil yang akan dimunculkan KPK, Arsul tak akan mempermasalahkan. Sebab, hal ini hanya untuk mencari tahu saja. ‎ ‎

"Ya biarkan lah apa kan bekerja, kadang-kadang kan begini, yang isu yang ini itu dibantah, tapi ternyata ketemu yang lain, yang justru tidak menjadi isu, kan bisa begitu," pungkasnya. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP