Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PPP masih 'pusing' tentukan cagubnya di Pilgub Jatim

PPP masih 'pusing' tentukan cagubnya di Pilgub Jatim Pembukaan Rapimnas II PPP. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hampir dipastikan akan mengusung Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pilgub Jawa Timur 2018. Keputusan ini diambil setelah Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar menggelar Musyawarah Kubro Ulama, Kyai Pondok Pesantren se Jawa Timur di Ponpes Bumi Sholawat, Sidoarjo, Kamis kemarin (25/5).

Beda PKB, beda pula dengan PPP. Partai besutan Muhaimin Iskandar dengan tegas mengganti pencalonan Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar dengan Gus Ipul seperti yang diamanahkan kiai-kiai sepuh melalui suratnya tertanggal 19 Mei lalu.

Sementara Ketum DPP PPP Romahurmuzi justru mengaku 'pusing' menentukan siapa calon yang akan diusungnya di Pilgub Jawa Timur mendatang. Ada dua kader NU mumpuni untuk dicalonkan. Yaitu Mensos Khofifah Indar Parawansa, dan yang kedua adalah Gus Ipul yang sudah hampir 10 tahun menjabat sebagai wagub Jawa Timur.

PPP sendiri, di Pilgub edisi 2008 menjadi partai pendukung Khofifah. Sedangkan di 2013, mendukung KarSa (Soekarwo-Saifullah Yusuf). Dan untuk 2018 nanti, PPP masih bingung menentukan siapa yang terbaik untuk diusungnya dari dua nama tokoh terbaik NU tersebut.

Meski sama-sama partai berbasis Nahdlatul Ulama (NU) partai berlambang ka'bah ini tak seberuntung PKB yang mendapat 'bisikan' para kiai sepuh NU. "Jawabannya kami sedang pusing, ada dua kader NU yang maju di Jatim," kata Romahurmuzi usai mengisi kuliah umum di UIN Sunan Ampel Surabaya, Jumat (26/5).

Sama halnya dengan partai yang dikomandoi Cak Imin (Muhaimin Iskandar), PPP yang dilahirkan dari rahim NU ini juga tetap menginginkan tokoh Nahdliyin menjadi gubernur. "Di Jatim, kader NU harus menang. Karena itu partai berbasis Islam di Jatim ingin mengerucutkan satu nama calon," ungkap Romi, sapaan Romahurmuzi.

Romi mengungkap, kalau partainya baru akan membuka pendaftaran calon gubernur awal Juni mendatang. Selain itu, sampai saat ini, PPP juga masih intensif membangun komunikasi politik dengan partai-partai lainnya.

"Kami masih intensif berkomunikasi dengan partai-partai lain untuk mengerucutkan satu nama calon," tandasnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP