PPP Kaji Usulan Cak Imin Soal Pemilu 2024 Ditunda Karena Biaya Capai Rp84 T
Merdeka.com - PPP mengkaji usulan Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) agar Pemilu 2024 ditunda. Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengakui pemerintah memang sedang fokus pemulihan ekonomi.
"Kami masih mengkaji usulan itu. Harus diakui kita fokus pada pemulihan ekonomi," katanya lewat pesan singkat, Kamis (24/2).
Baidowi mengatakan, anggaran pemilu nasioal 2024 sangat besar. Dia bilang, anggaran Rp84 triliun mahal untuk biaya pesta demokrasi.
"Jika melihat anggaran pemilu yang diajukan KPU sebesar Rp84 T itu besar banget untuk ongkos demokrasi," ujar anggota DPR ini.
Namun, kata dia, jika anggarannya masih bisa dirasionalkan maka pemilu 2024 bisa sesuai jadwal. Di satu sisi, semangat reformasi atau pemilu 5 tahunan juga tetap harus dijaga.
"Meskipun dalam sejarah kita, pemilu dimajukan dan diundur juga pernah terjadi," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar mengusulkan penundaan jadwal Pemilu 2024 selama 1 tahun hingga 2 tahun agar momentum perbaikan ekonomi tidak hilang dan tidak terjadi pembekuan ekonomi.
Ia menilai pandemi COVID-19 yang terjadi selama 2 tahun mengakibatkan stagnasi, bahkan penurunan perekonomian nasional. Namun, dalam beberapa waktu ini mulai tampak ada tren perbaikan ekonomi yang cukup positif.
Menurut dia, prospek pertumbuhan ekonomi yang sangat positif ke depan tidak boleh diabaikan sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 yang rencananya pada tanggal 14 Februari 2022 jangan sampai mengganggu prospek ekonomi yang sudah berlangsung cukup baik saat ini.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya