PPP ingatkan Golkar tak paksakan duet Ridwan Kamil-Daniel
Merdeka.com - Wakil Sekretaris Jenderal PPP Ahmad Baidowi menegaskan Partai Golkar tidak bisa memaksakan kehendak mengusung duet Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Apalagi itu dilakukan tanpa berembuk dengan partai lain yang juga mengusung Ridwan Kamil seperti PPP, PKB dan NasDem.
PPP mengklaim lebih dulu mengumumkan pasangan Ridwan Kamil yakni Uu Ruzhanul Ulum dibandingkan jagoan Golkar Daniel Mutaqien. Pria yang akrab disapa Awiek ini menyerahkan tugas untuk konsolidasi partai-partai pendukung kepada Ridwan Kamil.
"Tidak bisa seperti itu, karena PPP sudah lebih dulu deklarasi RK-Uu. Untuk urusan mengumpulkan parpol-parpol biarlah menjadi tugas dari RK untuk mensolidkan barisan," kata Awiek saat dihubungi merdeka.com, Jumat (3/11).
Awiek menegaskan, tiga partai pengusung Emil, sapaan Ridwan Kamil, seperti PKB, PPP dan NasDem sudah solid meski tanpa Golkar. PPP akan melihat perkembangan hingga bulan Desember terkait hal ini.
"Kami lihat perkembangan sampai bulan Desember mendatang, sampai saat ini NasDem, PKB dan PPP solid," ucapnya.
Meski demikian, PPP sebenarnya terbuka dengan bergabungnya Golkar mendukung Emil. Sejauh ini, Partai berlambang Kabah ini belum menerima undangan atau komunikasi dari Golkar terkait rencana pertemuan partai-partai pendukung Emil untuk membahas Cawagub Jawa Barat.
"Terbuka saja. Tidak ada (komunikasi dari Golkar)," tukasnya.
Diketahui, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, pertemuan itu untuk membicarakan proyeksi deklarasi Ridwan Kamil-Daniel Mutaqien sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat.
"Tadi malam saya sudah ketemu Ridwan Kamil di salah satu acara TV dan kita sempat berbicara dalam waktu yang tak lama kita akan lakukan pertemuan dengan partai-partai pendukung Ridwan Kamil untuk membicarakan proyeksi deklarasi," kata Idrus. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya