PPP harap dapat 'limpahan' suara dari sosok Ma'ruf Amin
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengatakan keputusan Joko Widodo (Jokowi) menggandeng Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin bakal memberikan efek ekor jas (coat tail effect) yang seimbang kepada partai pengusung. Meski, Ma'aruf merupakan tokoh di luar partai politik.
Menurut pria yang akrab disapa Rommy itu, pasangan nasionalis-religius secara merata. Partai nasional bakal mendapatkan limpahan dari calon presiden, sementara wakil presiden memberikan efek suara kepada partai religius.
"Saya sering katakan berkali-kali bahwa pasangan nasionalis religius akan berikan coat tail effect yang seimbang antara kepada partai nasional kepada calon presidennya kepada partai religius oleh wakil presidennya," kata Rommy di kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, (10/8).
PPP berharap sebagai salah satu partai pengusung akan mendapatkan cipratan elektabilitas dari sosok Ma'ruf. Sebab partai berlambang Kabah itu memiliki identitas sebagai partai religius.
Rommy mengatakan sebagai pemimpin tertinggi Nahdlatul Ulama (NU), Ma'ruf memberikan semangat dan warna baru bagi PPP.
"Tentu harapan kami sebagai partai pengusung yang merupakan partai berbasis Islam, keberadaan KH Ma'ruf sebagai pemimpin tertinggi NU memberikan semangat dan warna baru bagi PPP," ujarnya.
Sebelumnya, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin resmi mendaftarkan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden ke KPU. Pasangan nasionalis dan religius itu diusung oleh enam partai dan dua partai baru. Partai tersebut adalah PDIP, Golkar, NasDem, Hanura, PPP, PKB, PSI, Perindo, dan PKPI.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya