Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PPP duga SBY walk out bukan karena atribut partai, tapi protokoler tak layak

PPP duga SBY walk out bukan karena atribut partai, tapi protokoler tak layak SBY pidato di Peringatan HUT ke-17 Partai Demokrat. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Ketua Umum PPP M Romahurmuziy menduga aksi walk out yang dilakukan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bukan karena masalah atribut partai. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh protokoler yang tidak patut bagi mantan presiden RI.

Rommy mengaku tepat di belakang dari mobil SBY. Dia menuturkan sebelumnya tidak ada tanda-tanda presiden ke-6 itu bakal 'walk out' dari Deklarasi Kampanye Damai.

"Saya melihatnya lebih karena pengaturan protokol yang barangkali dianggap tidak sepatutnya untuk seorang mantan presiden," kata Rommy di DPP PPP, Jakarta Pusat, Selasa (25/9).

Namun, dia tidak yakin pelanggaran penggunaan atribut partai menjadi alasan SBY. Sebab, Rommy melihat banyak juga atribut partai Demokrat.

"Karena kalau alasannya adalah keberadaan atribut maka atribut partai Demokrat bertebaran juga di sana cuma memang tidak semeriah partai lain," imbuhnya.

Rommy mengakui protokoler untuk mantan presiden tidak semestinya. Seperti juga yang dialami oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Semestinyalah ada protokol yang lebih memberikan tempat kepada pak SBY berbeda dengan kita-kita ketum parpol yang memang belum pernah jadi presiden," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP