Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Poster Bergambar Serupa 'Jokowi Raja' Beredar di Jakarta

Poster Bergambar Serupa 'Jokowi Raja' Beredar di Jakarta Poster mirip 'Jokowi Raja' di Jakarta. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - PDIP Jawa Tengah mencopoti alat peraga kampanye berupa poster capres Joko Widodo (Jokowi) bergaya raja. PDIP menduga ada kesengajaan untuk mendegradasi citra diri Jokowi.

Merdeka.com, menemukan poster dengan desain serupa di Jakarta. Poster yang dijumpai, memiliki komposisi mirip; tulisan "Ayo Kita Bekerja Untuk Rakyat" di bagian atas, gambar Jokowi di samping lambang PDIP dan nomor urut Pemilu angka 3, bagian bawah tertulis nama Ir. H. Joko Widodo.

Perbedaannya, Jokowi tidak ditampilkan bergaya raja Jawa dengan mahkota. Mantan Wali Kota Solo itu berseragam ala pakaian Betawi. Poster pun banyak tertempel di tiang-tiang listrik dan pohon.

Puluhan poster tersebut ditemukan di Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Pantauan Merdeka.com, poster itu sudah ada sejak Senin (12/11). Namun ketika ditanyakan kepada warga setempat tidak ada yang mengetahui siapa yang memasang.

Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengaku belum tahu terkait pemasangan poster ini. Hanya saja kalau memang temuan itu serupa dengan yang dicopot di Jateng, Eva menduga ada upaya yang terstruktur, sistematis, dan masif.

"Saya akan teruskan (ke DPP)," kata Eva ketika dikonfirmasi Merdeka.com, Senin (13/11) malam.

Eva juga menjelaskan bahwa poster yang dicopot di Jateng dinilai ilegal karena tidak sesuai dengan standar resmi. Begitu juga melanggar aturan KPU karena terpasang di pohon-pohon.

"Ini tendensius untuk mendeligitimasi PDIP dan Jokowi. Penyusunan caleg saja kita patuhi PKPU kok, tidak ada eks koruptor (kebobolan 1 caleg lokal) apalagi soal alat kampanye," tegasnya.

Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto mengatakan tersebarnya poster Jokowi bermahkota guna mendowngrade capres yang mereka usung. Dia menegaskan poster itu tidak dipasang oleh partai-partai koalisi. Poster itu dianggap tidak sesuai ketentuan karena tidak ada cawapres pendamping. Saat ini PDIP tengah menelusuri siapa yang memasangnya.

"Jadi ini teknik down grading bagi Capres Jokowi sekaligus PDI Perjuangan. Karena tidak ada gambar Pak Ma'ruf Amin ya tidak terkait dong dengan cawapres," tandasnya kemarin.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP