Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Politisi PKS harap tak lahir Partai Golkar Perjuangan

Politisi PKS harap tak lahir Partai Golkar Perjuangan Rapimnas Partai Golkar. ©2016 Merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Sejumlah nama mulai muncul dan menyatakan diri sebagai calon ketua umum Partai Golkar yang akan bertarung saat pelaksanaan musyawarah nasional (Munas) dalam waktu dekat. Mereka mulai melakukan tour ke pelbagai daerah dan beraudiensi dengan DPD I dan DPD II.

Panasnya pertarungan menuju kursi orang nomor satu di partai berlambang pohon beringin, diharapkan tak lagi membuat Golkar terpecah belah. Harapan itu tak hanya disuarakan kader Golkar, tapi juga partai lain. Salah satunya politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil.

Dia mendukung semua calon yang maju dalam pemilihan Ketum Golkar. Dia berharap, munas Golkar tidak melahirkan partai baru.

"Kita dukung semua calon yang maju ya. Semua bisa maju secara fair dan tidak menimbulkan kegaduhan sehingga tidak terjadi misalnya setelah munas ada Partai Golkar Perjuangan," kata Nasir di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/3).

Anggota Komisi III DPR ini meyakini, apabila dilakukan dengan sehat dan fair, munas Partai Golkar akan menjadi cerminan berdemokrasi bagi parpol lain.

"Tentu kami parpol di luar Golkar melihat ini sebagai proses demokrasi yang kami sendri harus banyak belajar dari apa yang dilakukan Golkar," kata dia.

Terkait bergabungnya Golkar ke barisan pemerintah, Nasir tak mau berkomentar banyak. Hanya saja, kata dia, wajar jika akhirnya Golkar memilih jalan mendekatkan diri ke pemerintah.

"Partai besar dan dihuni orang besar maka dinamika itu sangat mudah dibangun. Ya ini saya pikir suatu yang biasa apalagi sekelas Golkar," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP