Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Politisi PDIP sebut koalisi parpol pendukung Ahok-Djarot masih solid

Politisi PDIP sebut koalisi parpol pendukung Ahok-Djarot masih solid Ahok-Djarot di Cibubur. ©2016 Merdeka.com/fikri faqih

Merdeka.com - Gara-gara terjerat kasus dugaan penistaan agama yang berujung aksi demo besar-besaran pada 4 November lalu, calon petahana Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat terancam ditinggalkan partai politik koalisinya. Partai NasDem dan PPP kubu Djan Faridz mulai berpikir meninjau ulang dukungannya ke pasangan petahana ini.

Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko justru menyatakan sampai saat ini koalisi parpol pendukung Ahok dan Djarot masih solid. Sejauh ini belum ada partai politik koalisi yang menyatakan menarik dukungan.

"Koalisi awal saya kira sampai saat ini masih solid," ujar Budiman dalam diskusi bertajuk Indonesia Tanah Air Kita yang digelar di Tartine Cafe, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat (14/11).

Dia tidak khawatir jika parpol lain menarik dukungan. Sebab, tanpa partai lain PDIP masih memenuhi syarat untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur sendiri.

"Secara konstitusional PDIP memiliki suara di DPRD yang hanya satu saja cukup (mengusung Ahok). Karena kursi yang dimiliki oleh PDI Perjuangan di DPRD DKI memungkinkan untuk mendukung tunggal," kata Budiman.

Meski demikian, mantan ketua PRD ini tetap berharap agar koalisi yang sudah terbentuk tetap setia mendukung Ahok dan Djarot meskipun saat ini Ahok sedang menghadapi proses hukum.

"Gejolak itu biasa. Dimana mana yang namanya politik bisa saja terjadi gejolak. Tugas kita adalah membuat gejolak itu tersalurkan secara konstitusional itu saja," ucapnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP