'Pocong' ikut sosialisasikan pemilu di Medan
Merdeka.com - Ada pemandangan unik di Jalan Letjen Suprapto, Medan, Senin (7/4) sore. Lima 'pocong' beraksi di sana.
Bukan untuk menakuti, tiga laki-laki dan dua perempuan muda mengenakan kain laksana pocong justru mensosialisasikan Pemilu 9 April 2014. Mereka mengajak warga agar tidak golput.
Para 'pocong' ini tidak seluruhnya putih. Bagian kepalanya diberi cat biru sebagai lambang ikut mencoblos.
Sejumlah poster dari styrofoam dipampangkan para 'pocong ini. Di antaranya bertuliskan, "Sumpah!!! Pocong Gak Golput".
Mereka juga menyampaikan imbauannya melalui pengeras suara. Lagu Judika terkait pemilu mereka putar diawali dengan suara menyeramkan.
"Kegiatan ini sengaja kita gelar untuk membantu pemerintah dan KPU untuk mengurangi angka golput. Soalnya, pocong saja enggak golput," kata Wahyudin M Nur, koordinator aksi.
Pocong sengaja dipakai dalam aksi ini karena dinilai sebagai tokoh hantu paling terkenal di Indonesia. Terdapat puluhan judul film bertemakan pocong.
Dia mengatakan, peserta aksi berasal dari Restoran Koki Sunda yang peduli dengan besarnya anggaran Pemilu. "Kami independen, untuk membantu dan menggugah agar masyarakat tidak golput. Kami berharap warga medan tidak golput," kata Wahyudin yang merupakan Manajer Operasional Koki Sunda.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya