Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PKS Umumkan Capres saat Koalisi Sudah Terbentuk

PKS Umumkan Capres saat Koalisi Sudah Terbentuk Presiden PKS Ahmad Syaikhu. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mengambil keputusan siapa calon presiden yang akan diusung pada Pemilu 2024 saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Senin (31/1). Menurut Presiden PKS Ahmad Syaikhu, PKS akan mengumumkan calon presiden ketika koalisi sudah terbentuk.

"Jika sudah ada koalisi tentu baru diputuskan siapa capres yang akan diusung," ujar Syaikhu dikutip dari siaran pers pada Selasa (1/2).

PKS membuka diri untuk membentuk koalisi untuk memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden 20 persen. PKS siap berkomunikasi dengan calon mitra koalisi.

"PKS masih membuka diri karena syarat Presidential Threshold 20 persen sementara suara PKS 8,21 persen jadi PKS harus berkoalisi. Kita siap berkomunikasi dengan calon mitra koalisi," ujar Syaikhu.

Meski belum mengambil keputusan, PKS terus menokohkan Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al Jufri sebagai calon presiden. Musyawarah Majelis Syuro telah mengamanahkan Salim Segaf untuk tampil dalam pentas tokoh nasional.

"Jadi tetap kalau penokohan kita dorong Dr Salim Segaf Al Jufri sambil terus menguatkan kesiapan termasuk menjalin komunikasi dengan partai lain," kata Syaikhu.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PKS Habib Aboe Bakar Al Habsy mengatakan PKS akan terus bekerja salah satunya dengan rekomendasi dari Rakernas PKS 2022.

"Masih ada waktu satu tahun 8 bulan untuk bekerja agar terus naik perolehan suara PKS lewat kolaborasi dan transformasi. Meski belum diputuskan capres tapi kita dorong tokoh internal dari PKS bisa muncul," jelasnya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP