PKS tak mau bicara soal kursi menteri ke teman koalisi
Merdeka.com - Anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid menegaskan sejauh ini belum ada nama yang diusung dari partainya untuk dijadikan cawapres. Sebab untuk cawapres, akan dibahas bersama dengan rekan koalisi.
PKS sendiri telah mengakui bahwa akan menindaklanjuti koalisi bersama Gerindra untuk mengusung Prabowo sebagai capres di pilpres nanti. Namun, keputusan koalisi belum ditentukan dan masih harus dibicarakan lebih detail.
Hidayat mengungkapkan, dalam koalisi pihaknya tidak bicara soal transaksional bagi-bagi kekuasaan. Menurut dia, koalisi harus berisi tentang kesejahteraan rakyat.
"Itu pun belum diajukan ke konteks koalisi. Kita tidak bicara transaksional. Penjajakan koalisi, visi misi berdekatan. Untuk Indonesia yang berwibawa dan bermartabat. Berisi tentang kedaulatan rakyat," ujar Hidayat saat dihubungi, Rabu (30/4).
Dia menegaskan, PKS belum bicara nama soal cawapres. Karena pihaknya lebih fokus kepada kesepakatan koalisi dengan parpol. "Sekarang belum di tingkat pengajuan nama. Kita selesaikan dulu bisa koalisi atau tidak," imbuhnya.
Hidayat menambahkan, kalaupun memang akan berkoalisi dengan Gerindra , maka nama cawapres akan bersama-sama dibahas oleh rekan koalisi. Bukan hanya PKS dan Gerindra .
"Kalau sepakat koalisi dengan Prabowo tentu akan kelihatan petanya koalisi dengan siapa saja. Mungkin yang lain, dengan Golkar dengan PAN akan dibahas cawapres," ujarnya.
PKS telah memiliki tiga nama untuk disandingkan dengan pemimpin koalisi nanti. Mereka adalah Presiden PKS Anis Matta , Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Hidayat Nur Wahid .
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya