PKS tak masalah kantor DPP mau digeruduk pendukung Fahri Hamzah
Merdeka.com - Pendukung Fahri Hamzah dikabarkan akan mengadakan aksi demostrasi ke kantor DPP PKS menentang keputusan Majelis Taqlim dan BPDO PKS terkait pemecatan Fahri. Aksi itu dikabarkan dalam waktu dekat.
Ketua Majelis Syariah PKS Surahman Hidayat mengatakan PKS siap melayani aksi tersebut. "Sebatas hak berekspresi tidak apa-apa. Kita tunggu saja," kata Surahman di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/4).
Namun demikian, Surahman mengklaim konstituen Fahri di NTB sejauh ini menerima keputusan PKS. "Katanya, dari NTB bersikap positif," tandas dia.
Fahri Hamzah sudah melayangkan gugatan ke PN Jakarta Selatan untuk melawan keputusan PKS sampai menang. Wakil Ketua DPR ini masih tidak terima dipecat dari seluruh jenjang PKS.
"Ada tahap pengadilan negeri, Mahkamah Agung, sampai nanti inkrah," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4).
Fahri mengaku kemarin sudah mengadukan pimpinan PKS ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Melalui tim pembela untuk keadilan dan solidaritas Fahri melaporkannya.
"Besok pagi saya akan kirim surat ke pimpinan DPR dan ditembus ke fraksi-fraksi. Memasuki fase sengketa maka seluruh proses hukum administrasi lainnya berhenti sampai pengadilan mengatakan ada keputusan yang bersifat tetap atau inkrah," ujarnya.
Fahri enggan melepas jabatannya sebagai pimpinan DPR. Dia mengklaim hal tersebut diatur dalam undang-undang MD3. "Posisi saya tidak bisa diganggu karena UU mengatur posisi anggota dan pimpinan DPR tidak bisa diganggu bila ada sengketa di luarnya. Oleh karena itu, ada kesempatan untuk mencoba melihat proses hukum berjalan," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya