PKS minta maaf Pra Munas di Cibubur bikin macet
Merdeka.com - Sekitar sepuluh ribu kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengikuti acara Pra Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, hari ini. Buntut acara tersebut ruas jalan di sekitar lokasi menjadi macet total.
PKS akhirnya melayangkan permintaan maaf kepada publik terutama pengguna jalan yang melewati Cibubur, terkait acara Pra Musyawarah Nasional (Munas) tersebut. Pengurus pusat PKS beralasan tak menyangka jika acara tersebut bakal dihadiri hingga puluhan ribu kader dan simpatisan.
"Diperkirakan ada 10 ribu yang hadir, jumlah ini sangat besar di luar ekspektasi kita," kata Pengurus DPP PKS Mardani Ali Sera dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi merdeka.com, Minggu (13/9).
Seperti diketahui acara tersebut turut dihadiri Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri, Wakil ketua Majelis Syuro, Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS, Sohibul Iman, Ketua Majelis Pertimbangan Partai, Suharna Suryapranata, dan tokoh PKS lainnya.
Sohibul mengatakan bahwa ada beberapa agenda yang akan dibahas dalam Munas yang akan diselenggarakan pada 14-15 Septemberbesokdi Hotel Bumi Wiyata, Depok.
"Besok yang kita sampaikan di Munas ada dua hal, pertama pengesahan pengurus 2015-2020, kedua, pengesahan amanat Munas mengenai kebijakan-kebijakan dasar yang menjadi dasar dalam 5 tahun ke depan," kata Sohibul di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (13/9).
Ia juga menambahkan selain ada pengesahan pengurus baru, partainya akan membahas kebijakan dasar yang nantinya akan direkomendasikan dalam rakernas untuk dijadikan program dalam 5 tahun ke depan.
Selain itu, dalam Munas tersebut Sohibul menuturkan partainya akan menentukan sikap terkait isu-isu nasional yang sedang berkembang saat ini. Baik dari aspek sosial, konsolidasi politik, dan juga aspek ekonomi.
"Nanti setelah munas akan dijadikan program 5 tahun mendatang dan akan disahkan di rakernas. Isu-isu kebangsaan akan disampaikan dan sikap kita juga terkait kondisi di pemerintahan," katanya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya