PKS: Kami bersumpah perjuangkan aspirasi konstituen
Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) getol memperjuangkan tolak BBM naik. Pada paripurna pengesahan RUU APBNP 2013, sebanyak 51 anggota DPR dari Fraksi PKS yang hadir satu suara menolak kenaikan BBM.
Namun usaha PKS belum berbuah manis. Mayoritas suara di Parlemen mendukung dan menyetujui RUU tersebut. Sekretaris Fraksi PKS di DPR, Abdul Hakim mengatakan partainya akan terus memperjuangkan aspirasinya menolak BBM meski kalah di paripurna.
"Kami bersumpah untuk memperjuangkan aspirasi konstituen, dan hari ini sudah kami lakukan," kata Hakim di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (17/6).
Sebagai konsekuensi, PKS pun menyerahkan nasib tiga menterinya ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Persoalan kami di kabinet kami serahkan kepada Pak SBY, itu hak prerogatif dari SBY," tuturnya.
Sebelumnya, sidang paripurna DPR yang berlangsung sejak pagi hari akhirnya memutuskan untuk menerima postur RAPBN-P 2013.
Ketua DPR Marzuki Alie menyebutkan, dari hasil voting menunjukkan mayoritas anggota DPR menyetujui RAPBN-P 2013 menjadi UU APBN-P 2013. "Hasil voting, 338 anggota menerima APBN-P 2013. 108 anggota menolak," ujar Marzuki Alie dalam sidang paripurna di gedung DPR, Senin (17/6).
Berikut hasil voting dalam sidang paripurna RAPBNP 2013:
Fraksi Hanura: menolak 14, menerima 0
Fraksi Gerindra: menolak 25, menerima 0
Fraksi PKB: menolak 0, menerima 23
Fraksi PPP: menolak 0, menerima 34
Fraksi PAN: menolak 0, menerima 40
Fraksi PKS: menolak 51, menerima 0
Fraksi PDIP: menolak 91, menerima 0
Fraksi Golkar: menolak 0, menerima 98
Fraksi Demokrat: menolak 0, menerima 143
Dengan disetujuinya postur RAPBN-P 2013, otomatis harga bahan bakar minyak (BBM) dipastikan bakal naik. Rencananya, setelah disetujui DPR pemerintah akan segera mengumumkan kenaikan harga BBM. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya