PKS harus tahu konsekuensi menentang pemerintah
Merdeka.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengimbau kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bisa menerima konsekuensi karena tidak 'sejalan' dengan pemerintah dalam hal kenaikan BBM. Dia pun menyindir para menteri PKS yang ada di kabinet.
"Ada 240 juta warga Indonesia yang siap menggantikan menteri PKS di kabinet dan saya harap mereka mengerti konsekuensinya," kata Nurhayati di Gedung DPR, Kamis (20/6).
Menurutnya, meskipun berada dalam koalisi tapi sikap PKS sudah terlampau jauh dari koalisi. Untuk itu, anggota Komisi I DPR ini berharap PKS bisa lebih mengerti apa arti koalisi dan oposisi serta juga konsekuensinya.
"Tentunya kalau memang koalisi itu mendukung pemerintah, tapi kalau oposisi harusnya tahu konsekuensinya," ujarnya.
Terkait permintaan beberapa pihak yang meminta SBY selaku ketua setgab secara resmi 'menendang' PKS dari koalisi, Nurhayati merasa itu tidak perlu.
"Saya rasa SBY tidak perlu yang mengumumkannya, tapi kita lihat saja nanti," tutupnya. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya