PKB sebut pasangan Asyik bentangkan #2019GantiPresiden forumnya tidak pas
Merdeka.com - Debat Pilgub Jawa Barat (Jabar) putaran kedua Senin (14/5) berlangsung ricuh. Sebab pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) yang membentangkan kaos #2019GantiPresiden dalam acara yang diselenggarakan di Balairung Universitas Indonesia (UI) itu.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan turut mengomentari aksi tersebut. Menurutnya tidak pas Sudrajat dan Syaikhu melakukan hal itu dalam ajang debat pilkada.
"Forumnya tidak pas," kata Daniel saat dihubungi merdeka.com, Selasa (15/5).
Diketahui, PKB sendiri di Pilgub Jabar mendukung pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzahnul Ulum. Usai kejadian itu, Daniel berharap semuanya bisa berjalan sesuai aturan. Kata dia apabila ada pelanggaran tentu harus diberikan sanksi.
"Jalankan sesuai aturan saja, bila melanggar yah otomatis akan ada teguran dan sanksi," ucapnya.
Diketahui, dalam debat Pilgub Jabar di Balairung UI sempat ricuh. Hal itu terjadi, closing statement pasangan nomor tiga yaitu Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) diakhiri dengan membentangkan kaus bertulisan 2018 Asyik menang 2019 Ganti Presiden.
Sontak hal itu membuat pendukung pasangan lain geram. Hal itu membuat pasangan nomor urut empat yaitu Dedi Mizwar-Dedi Mulyadi terhalang untuk menyampaikan closing statement.
Melihat reaksi para pendukungnya itu, TB Hasanuddin pun angkat bicara. Dia berupaya menenangkan para pendukungnya yang ada dalam Balairung UI Depok.
"Sudah tenang. Kita selesaikan nanti. Jangan terpancing," kata TB Hasanuddin atau biasa disapa Kang Hasan, Senin (14/5).
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya