Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PKB: Prabowo dan Cak Imin Sudah Izin Jokowi soal Pemilu 2024

PKB: Prabowo dan Cak Imin Sudah Izin Jokowi soal Pemilu 2024 Prabowo dan Cak Imin deklarasikan koalisi Gerindra-PKB. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto resmi mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden (capres) di Pemilu 2024. Begitu juga, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang siap tempur pada Pilpres 2024.

Kini, Gerindra dan PKB telah bersepakat untuk membangun koalisi dalam menghadapi Pemilu 2024. Namun soal capres dan cawapres belum ditentukan.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB Syaiful Huda mengungkapkan, Prabowo dan Cak Imin sudah meminta izin langsung kepada Presiden Joko Widodo untuk maju sebagai Capres.

"Tentu karena ini menyangkut soal posisi Pak Prabowo terutama, beliau masih di kabinet sebagai Menteri Pertahanan. Tentu beliau harus izin kepada Pak Jokowi," kata Syaiful Huda, kepada merdeka.com, Jumat (2/9).

"Begitupun Cak Imin, beliau juga izin kepada beliau (Jokowi) karena kita masih bagian dari pemerintahan Pak Jokowi," sambungnya.

politikus pkb syaiful huda di merdekacom©2022 Merdeka.com/eksklusif merdeka.com

Syaiful Huda menyebut, hal itu sebagai etika dalam berpolitik. Sehingga, wajib bagi Prabowo dan Cak Imin terlebih dahulu meminta izin kepada Presiden Jokowi untuk maju pada Pilpres 2024 nanti.

"Karena Pak Jokowi masih memerintah, masa menterinya sudah mencalonkan diri sebagai capres, itu fatsun dan menyangkut soal etika politik," ungkapnya.

Tak hanya itu, Ketua Komisi X DPR RI itu juga mengakui, Gerindra dan PKB sudah meminta izin kepada Presiden Jokowi untuk membentuk koalisi menuju 2024.

Dia menyampaikan jika Presiden Jokowi merasa senang dengan adanya koalisi yang dibangun oleh Gerindra dan PKB.

Diketahui, koalisi tersebut sudah resmi di deklarasikan dan tertuang dalam piagam deklarasi kerja sama politik 2024 serta sudah ditanda tangani oleh Prabowo dan Cak Imin, pada 13 Agustus 2022.

"Jangan sampai dalam suasana beliau (Jokowi) memerintah terus kemudian kita bangun koalisi dan kita termasuk Cak Imin juga deklarasi capres, tidak izin kan fatsun nya tidak ketemu," imbuhnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP