PKB ogah disebut 'ndompleng' popularitas Mahfud dan JK
Merdeka.com - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar geram ketika ditanyai mengenai pencalonan Rhoma Irama, Jusuf Kalla (JK) dan Mahfud MD hanya untuk meningkatkan popularitas partainya.
Marwan mengatakan malah Roma, JK dan Mahfud yang datang ke PKB dan bukan partainya yang meminta mereka.
"Salah! Pengamat yang bilang itu salah! Justru para tokoh itu yang merapat ke PKB. Jadi Rhoma, JK, Mahfud yang merapat ke PKB, bukan kita yang meminang," ungkapnya di Wisma Syahidi Iin, Universitas Islam Negeri Tangerang Selatan, Rabu (13/11).
Untuk menjadi bagian dari PKB, Marwan mengatakan harus melakukan usaha agar partai ini meningkat popularitasnya. Tentunya juga menaikkan elektabilitas PKB. Demi membesarkan PKB.
"Jadi Tjipta Lesmana yang bilang PKB ndompleng popularitas JK, itu Tjipta bocor," tutupnya.
Sebelumnya, Pengamat Komunikasi Politik Tjipta Lesmana menduga Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hanya pencitraan dengan mengusung nama-nama calon presiden. PKB mencapreskan Rhoma Irama dan Mahfud MD serta paling terakhir adalah Jusuf Kalla (JK). (mdk/mtf)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya