PKB minta penyebab ledakan gedung amunisi diungkap ke publik
Merdeka.com - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPR meminta insiden ledakan di gudang amunisi milik Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL, di Pondok Dayung, Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, diusut tuntas.
"Kami akan minta kasus itu diusut tuntas dan dibuka ke publik hasilnya mengenai penyebab meledaknya gudang atau apa di Jakarta Utara itu," ujar Anggota Komisi V DPR Imam Nahrawi Jakarta, Kamis (6/3).
Menurut Nahrawi, pengungkapan ini sangat penting untuk menghindari dugaan dan prasangka soal penyebab meledaknya gudang amunisi.
"Karena di mata publik, tetap ada pertanyaan benarkah hal itu benar-benar karena insiden, atau karena kelalaian atau bahkan karena sabotase," tegasnya.
"Penjelasan Ini penting disampaikan ke publik agar tidak menjadi pertanyaan dan kecurigaan yang akhirnya berujung pada ketidakpercayaan," lanjutnya.
Oleh karena itu, Nahrawi mengimbau agar TNI lebih waspada dan hati-hati. Karena kini Indonesia sudah masuk tahun politik. Sekecil apapun upaya gangguan dan ancaman bagi keamanan dan kenyamanan rakyat harus diantisipasi bersama.
"Tidak hanya oleh polisi tapi juga dibantu pihak TNI. PKB ikut prihatin dan berbela sungkawa atas kejadian yang telah menimbulkan korban jiwa dan luka-luka itu," ujarnya.
(mdk/mtf)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya