Pj Gubernur Sulsel tegur Danny Pomanto yang euforia saat kotak kosong unggul
Merdeka.com - Wali kota Makassar, Muhammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto begitu euforia atas kemenangan sementara kolom kosong di Pilwalkot Makassar. Sikap euforia mantan kontestan Pilwalkot yang didiskualifikasi KPU Makassar ini menunjukkan rasa gembira dan tanda syukurnya dengan melakukan sujud syukur di kediaman pribadinya, Rabu kemarin, (27/6).
Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Sumarsono menyayangkan sikap euforia Wali kota Makassar tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan Danny Pomanto itu kurang etis karena dia bukan paslon kolom kosong.
"Sebagai Wali kota, harusnya dia mengayomi seluruh warga Kota Makassar dan saya sebagai penjabat gubernur telah menegurnya jangan eforia seperti itu. Pak Danny tidak ngeyel saat ditegur, dia minta maaf," kata Sumarsono, Kamis (28/6).
Ditanya soal sanksi terhadap Danny Pomanto selain teguran, Sumarsono mengatakan, berdasarkan PP No 12 tahun 2017 mengenai pembinaan dan pengawasan bahwa tugas gubernur adalah membina dan mengawasi. Terkait hal ini, dirinya sebagai Penjabat Gubernur Sulsel telah menyampaikan teguran kepada Danny Pomanto dan dia telah menyadari kekeliruannya.
"Seandainya dia tidak menyadari kekeliruannya maka kita akan beri dia teguran tegas tertulis," kata Sumarsono.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya