Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pimpinan MPR Tak Ingin Isu Amandemen UUD 1945 Jadi Bola Liar

Pimpinan MPR Tak Ingin Isu Amandemen UUD 1945 Jadi Bola Liar Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, pembahasan UUD 1945 perlu dipertimbangkan matang dan mengikuti tata bernegara yang baik. Dia tak ingin isu wacana amandemen yang mengemuka belakangan ini menjadi bola liar.

"Kehati-hatian sangat diperlukan. jangan sampai juga segala macam ide, usul, upaya, wacana yang berkembang saat ini berubah menjadi bola liar yang tidak bisa kita kendalikan dan malah akhirnya merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya dalam diskusi Urgensi Amandemen UUD 1945 di Masa Pandemi, Rabu (1/9).

Rerie, sapaan akrabnya mengingatkan, situasi pandemi Covid-19 belum selesai dan permasalahan bangsa begitu banyak. Sebaiknya, energi yang dimiliki disatukan untuk menyelesaikan masalah-masalah utama.

"Termasuk kalau dianggap amandemen sebuah keutamaan, marilah ini dilakukan dengan baik sebenar-benarnya. Sekali lagi lihat kepentingan dan kemaslahatan," ucapnya.

Politisi NasDem ini mengungkapkan, MPR RI belum memutuskan apapun terkait wacana amandemen. Terlebih, proses untuk bisa mengajukan amandemen UUD 1945 sangat panjang.

"MPR RI sendiri belum memutuskan apapun karena sebagaimana kita ketahui proses untuk bisa mengajukan amandemen itu sangat panjang dan didahului oleh sebuah kajian. Apabila kemudian usulan itu disetujui, masih harus diajukan untuk mendapatkan persetujuan dari anggota untuk melakukannya," pungkasnya. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP