Pimpinan DPR belum terima surat perombakan fraksi Golkar dari Setnov
Merdeka.com - Ketua Fraksi Golkar, Setya Novanto (Setnov), mengirimkan surat ke pimpinan DPR untuk merombak susunan fraksi di DPR. Namun Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto, mengaku belum menerima surat Setnov.
"Kalau itu belum ada sampai hari ini. Usulan perombakan fraksi dari mana saja baik Golkar, belum ada," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/1).
Menurut Politikus Partai Demokrat ini, perombakan fraksi maupun alat kelengkapan dewan merupakan hak dari partai masing-masing. Maka dari itu pimpinan DPR tak memiliki kewenangan ikut campur.
"Dalam hal ini DPP melalui fraksinya melaksanakan perubahan tersebut," tuturnya.
Dalam hal teknis, prosedur yang bisa dilakukan pimpinan DPR hanyalah melakukan upaya kelengkapan administrasi. Setelah itu dibahas dalam rapat pimpinan dan ditembuskan ke Badan Musyawarah DPR.
"Pimpinan melaksanakan proses administrasi. Kemudian dibahas dalam Rapim dan Bamus ditetapkan bahwa itu personel yang menduduki Alat Kelengkapan Dewan atau pimpinan atau fraksi," pungkasnya.
Seperti diketahui setelah Ical mengajukan Novanto untuk menjadi ketua fraksi Golkar, Novanto lantas mengirim surat ke DPR. Hal tersebut berkaitan dengan perombakan penempatan kader Golkar di DPR.
Beberapa di antaranya yang menjadi korban ialah Sekertaris Fraksi Golkar Bambang Soesatyo akan digantikan dengan Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin. Ketua Banggar Ahmadi Noor Supit akan digantikan oleh loyalis Novanto, Kahar Muzakir. Sedangkan bendahara fraksi akan diisi oleh Robert Joppy Kardinal. Anehnya surat perombakan yang didasarkan para instruksi Ical tersebut ditandatangani Novanto sebagai ketua fraksi meski dia belum resmi memegang jabatan itu.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya